http://agungpm.blogspot.com/2008/07/bangsa-penipu.html
2009 April 14 03:37
arvin mengatakan...
Teman Saya yang rumahnya satu kompleks dengan "rumah" Joko Susilo di Pondok Bukit Agung Semarang, sudah nyari muter2 gak ketemu dan tidak ada yang namanya Blok M 3 (alamat yang tertera di index.html www.formulabisnis.com). Sedangkan Saya sendiri tinggal satu kecamatan Banyumanik, semarang. Kayanya imposibel gitu kalo hanya satu kecamatan dicari gak ketemu ...
2009 April 15 19:20
kl mau buku FB nya JS silahkan download dsini:
http://www.ebook-search-engine.com/smuo-ebook-all.html
HIMBAUAN BAGI PARA BLOGGER/NETTER:
Yth. Pemilik Blog/Blogger,
Saya adalah salah satu korban Joko Susilo Formula Bisnis.Agar tak ada lagi korban diantara saudara2 kita lainnya,mohon diinformasikan kepada para netter lain, langkah nyata,lebih dari sekedar membahasnya/mendiskusikannya yaitu :
1. Mohon para netter meng klik iklan banner Joko Susilo dimanapun saja tetapi tidak membeli e-booknya karena dengan demikian dia harus membayar Pay Per Click (PPC) sebesar 500 rupiah/klik, kalau ada 100 netter yg dalam 1 hari mengklik 10 link saja, dia sudah rugi 500.000 rupiah. Akan lebih banyak bila kita bisa melakukan sindikasi dengan menyebarkan iklan ini.
2. Sebarkanlah materi ebook SMUO, sehingga para newbie tak perlu lagi membeli (prinsip ekonomi),http://www.ebook-search-engine.com/smuo-ebook-all.html
3. Bersindikasi dengan blog lain, saling memposting materi blog dan menyebarkan ke blog yang lain dan saling mendukung dalam menyebarkan informasi ini.
Bagi rakyat kecil uang sebesar yg diambil Joko Susilo itu adalah uang besar. Selamatkanlah mereka.
Selamat menegakkan kebenaran,
Anisa Banowati- Semarang
Tampilkan postingan dengan label ebook gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ebook gratis. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 April 2009
Kamis, 16 April 2009
http://www.lintasberita.com/Bisnis/Joko_Susilo_Penipu
Iya nih, aku sampai bosan setiap buka site selalu ada iklan formula bisnis atau kalau gak uang-panas, dua-duanya sama saja bohongnya. Jualan e-book yang materinya paling gak beda jauh sama yang lain, dan harganya juga gak sebanding dengan produknya.
wa juga hampir masuk ne bisnis.... tapi, liat gak da forum..... mundur langsung dah.... males kale.... masa lo pendapatan aja bisa ampe 70jt/bulan aja bayar orang yg ngurusin forumnya aja gak kuat...... gak mungkin banget kan..... logikanya, dapet 70 juta, bayar orang buat moderator forumnya aja brapa seh.... 1jt jg dah seneng..... lagipula, halaman sitenya gak interaktif banget.... tll sederhana buat penghasilan 70 jt................
Yap…banyak kasus…seseorang yang akhirnya ikutan dan kemudian merasa tertipu, lantas karena merasa sudah kepalang basah, dia terusinlah mengiklankan hal ini dengan menjadi afiliasi aktif…sambil berharap akan ada orang lain yang terjebak seperti dirinya…hehehe…aneh…
Iya nih, aku sampai bosan setiap buka site selalu ada iklan formula bisnis atau kalau gak uang-panas, dua-duanya sama saja bohongnya. Jualan e-book yang materinya paling gak beda jauh sama yang lain, dan harganya juga gak sebanding dengan produknya.
Kalau aku lagi tertarik dengan SFI, sepertinya menjanjikan sekali, karena distu cuma ada satu jaringan. Maksudnya siapapun yang gabung SFI setelah kita, di belahan dunia manapun dia berada, pasti akan langsung di letakkan di bawah kita. Kemarin aku coba daftar ( GRATIS kok ), dalam waktu satu jam aku coba lihat di daftar downline sudah ada 100 lebih orang yang masuk jaringan di bawahku!!! Sebagian besar mereka berasal dari INDIA.
Cuma aku sendiri belum tahu persis bagaimana cara kerjanya, cuma semalam aku coba Googling cari forum2 sfi indonesia, sepertinya tanggapan mereka bagus semua, hampir tidak ada tanggapan yang negatif tentang SFI, kecuali ada beberapa member baru yang masih bingung harus gimana, harus melakukan apa, just like me!
Intinya aku penasaran banget dengan yang satu ini!
ini penipuan terhadap orang katrok alias gaptek, thanks atas infonya, jangan sampai ketipu lagi dech !
wa juga hampir masuk ne bisnis.... tapi, liat gak da forum..... mundur langsung dah.... males kale.... masa lo pendapatan aja bisa ampe 70jt/bulan aja bayar orang yg ngurusin forumnya aja gak kuat...... gak mungkin banget kan..... logikanya, dapet 70 juta, bayar orang buat moderator forumnya aja brapa seh.... 1jt jg dah seneng..... lagipula, halaman sitenya gak interaktif banget.... tll sederhana buat penghasilan 70 jt................
Yap…banyak kasus…seseorang yang akhirnya ikutan dan kemudian merasa tertipu, lantas karena merasa sudah kepalang basah, dia terusinlah mengiklankan hal ini dengan menjadi afiliasi aktif…sambil berharap akan ada orang lain yang terjebak seperti dirinya…hehehe…aneh…
Iya nih, aku sampai bosan setiap buka site selalu ada iklan formula bisnis atau kalau gak uang-panas, dua-duanya sama saja bohongnya. Jualan e-book yang materinya paling gak beda jauh sama yang lain, dan harganya juga gak sebanding dengan produknya.
Kalau aku lagi tertarik dengan SFI, sepertinya menjanjikan sekali, karena distu cuma ada satu jaringan. Maksudnya siapapun yang gabung SFI setelah kita, di belahan dunia manapun dia berada, pasti akan langsung di letakkan di bawah kita. Kemarin aku coba daftar ( GRATIS kok ), dalam waktu satu jam aku coba lihat di daftar downline sudah ada 100 lebih orang yang masuk jaringan di bawahku!!! Sebagian besar mereka berasal dari INDIA.
Cuma aku sendiri belum tahu persis bagaimana cara kerjanya, cuma semalam aku coba Googling cari forum2 sfi indonesia, sepertinya tanggapan mereka bagus semua, hampir tidak ada tanggapan yang negatif tentang SFI, kecuali ada beberapa member baru yang masih bingung harus gimana, harus melakukan apa, just like me!
Intinya aku penasaran banget dengan yang satu ini!
ini penipuan terhadap orang katrok alias gaptek, thanks atas infonya, jangan sampai ketipu lagi dech !
http://teguhtrisusilo.blogspot.com/2009/04/joko-susilo-penipu.html
Joko Susilo Penipu (?)
| Wednesday, April 8, 2009 | Labels: Celoteh, Joko Susilo |
Joko Susilo Penipu? Entah lah, saya sendiri tidak tahu. Namun ketika saya iseng-iseng mencari tahu kebenaran tersebut di Gugel dengan kata kunci Joko Susilo Penipu, saya menemukan sebuah posting yang sangat menarik dengan title post Joko Susilo Penipu.
Tulisan di blog tersebut mencoba mengungkap salah satu bentuk kebohongan Joko Susilo mengenai skrinsyut income Joko Susilo yang disinyalir merupakan hasil editan dengan HTML. Terus terang sebagai orang awam di bidang coding dan HTML saya kurang paham dengan hal tersebut.
Namun sebagai blogger matre yang bodoh dan bego, saya masih punya logika dan hati nurani yang (mungkin) masih bisa membedakan mana yang baik dan mana yang kurang baik atau bahkan tidak baik sama sekali. Menurut saya pribadi, ketika kita menyajikan sebuah kebohongan (apa pun bentuknya) dengan maksud demi kepentingan (keuntungan) pribadi, apalagi sampai mengakibatkan kerugian atau pun keburukan bagi orang lain, hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat NISTA.
Jika Joko Susilo TERBUKTI memodifikasi penghasilannya sehingga berbeda dengan kenyataannya, menurut teman-teman apakah JOKO SUSILO BENAR-BENAR PENIPU?. Sebagai blogger matre yang masih punya hati nurani, sudah selayaknya kita tidak mendukung PENIPU atau PENIPUAN dalam bentuk apa pun. Kenapa saya tulis statement di atas?
Kalau Joko Susilo terbukti MENIPU (salah satunya dengan upaya menyajikan skrinsyut penghasilan yang disinyalir hasil modifikasi kode HTML), terus terang saya prihatin melihat teman-teman blogger yang ikut memajang iklan banner produk Joko Susilo. Jangan hanya karena keuntungan semata, kita rela menjerumuskan orang lain (terutama para pemula korbannya). Kalau Joko Susilo terbukti MENIPU, dan kita ikut-ikutan memajang iklan banner produk milik Joko Susilo, bukan kah KITA berarti ikut mendukung upaya PENIPUAN tersebut?
Apabila kita mendukung sebuah kejahatan, bisa jadi kita juga akan ”menerima” dosa dari kejahatan tersebut. Dalam ajaran agama saya dijelaskan, bahwa apabila kita melihat sebuah kejahatan maka kita wajib untuk melawannya (jika kita punya kemampuan dan kekuasaan); apabila tidak mampu maka kita wajib mengingatkannya atau menasehatinya; namun apabila kita tetap tidak mampu maka katakan dalam hati bahwa kita tidak setuju atau tidak mendukung kejahatan tersebut, dan itulah selemah-lemahnya iman.
Tulisan ini bukan bermaksud menjustifikasi Joko Susilo sebagai PENIPU, karena jujur saja saya tidak punya kapabilitas untuk membuktikannya. Masalah Joko Susilo itu penipu atau bukan, silakan Anda simpulkan sendiri. Namun, semua ini hanya sebagai pengingat bagi saya pribadi dan teman-teman yang masih punya hati nurani. JIKA ADA UPAYA KEJAHATAN sudah semestinya KITA TIDAK IKUT MENDUKUNGNYA.
Masih banyak cara yang jauh lebih baik, jauh lebih terhormat dan tentunya halal dan barokah dalam mengais rejeki, baik di dunia nyata mau pun di dunia maya. Mencari rejeki dengan cara yang buruk itu sama susahnya dengan cara yang baik, jadi kenapa kita tidak menggunakan cara yang baik saja?! Jangan sampai kita "menghidupi" keluarga kita dengan rejeki yang tidak semestinya. Mari kita renungkan bersama...
Keep Blogging.., Be A Good Blogger.., Salam Blogger Matre..!!
| Wednesday, April 8, 2009 | Labels: Celoteh, Joko Susilo |
Joko Susilo Penipu? Entah lah, saya sendiri tidak tahu. Namun ketika saya iseng-iseng mencari tahu kebenaran tersebut di Gugel dengan kata kunci Joko Susilo Penipu, saya menemukan sebuah posting yang sangat menarik dengan title post Joko Susilo Penipu.
Tulisan di blog tersebut mencoba mengungkap salah satu bentuk kebohongan Joko Susilo mengenai skrinsyut income Joko Susilo yang disinyalir merupakan hasil editan dengan HTML. Terus terang sebagai orang awam di bidang coding dan HTML saya kurang paham dengan hal tersebut.
Namun sebagai blogger matre yang bodoh dan bego, saya masih punya logika dan hati nurani yang (mungkin) masih bisa membedakan mana yang baik dan mana yang kurang baik atau bahkan tidak baik sama sekali. Menurut saya pribadi, ketika kita menyajikan sebuah kebohongan (apa pun bentuknya) dengan maksud demi kepentingan (keuntungan) pribadi, apalagi sampai mengakibatkan kerugian atau pun keburukan bagi orang lain, hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat NISTA.
Jika Joko Susilo TERBUKTI memodifikasi penghasilannya sehingga berbeda dengan kenyataannya, menurut teman-teman apakah JOKO SUSILO BENAR-BENAR PENIPU?. Sebagai blogger matre yang masih punya hati nurani, sudah selayaknya kita tidak mendukung PENIPU atau PENIPUAN dalam bentuk apa pun. Kenapa saya tulis statement di atas?
Kalau Joko Susilo terbukti MENIPU (salah satunya dengan upaya menyajikan skrinsyut penghasilan yang disinyalir hasil modifikasi kode HTML), terus terang saya prihatin melihat teman-teman blogger yang ikut memajang iklan banner produk Joko Susilo. Jangan hanya karena keuntungan semata, kita rela menjerumuskan orang lain (terutama para pemula korbannya). Kalau Joko Susilo terbukti MENIPU, dan kita ikut-ikutan memajang iklan banner produk milik Joko Susilo, bukan kah KITA berarti ikut mendukung upaya PENIPUAN tersebut?
Apabila kita mendukung sebuah kejahatan, bisa jadi kita juga akan ”menerima” dosa dari kejahatan tersebut. Dalam ajaran agama saya dijelaskan, bahwa apabila kita melihat sebuah kejahatan maka kita wajib untuk melawannya (jika kita punya kemampuan dan kekuasaan); apabila tidak mampu maka kita wajib mengingatkannya atau menasehatinya; namun apabila kita tetap tidak mampu maka katakan dalam hati bahwa kita tidak setuju atau tidak mendukung kejahatan tersebut, dan itulah selemah-lemahnya iman.
Tulisan ini bukan bermaksud menjustifikasi Joko Susilo sebagai PENIPU, karena jujur saja saya tidak punya kapabilitas untuk membuktikannya. Masalah Joko Susilo itu penipu atau bukan, silakan Anda simpulkan sendiri. Namun, semua ini hanya sebagai pengingat bagi saya pribadi dan teman-teman yang masih punya hati nurani. JIKA ADA UPAYA KEJAHATAN sudah semestinya KITA TIDAK IKUT MENDUKUNGNYA.
Masih banyak cara yang jauh lebih baik, jauh lebih terhormat dan tentunya halal dan barokah dalam mengais rejeki, baik di dunia nyata mau pun di dunia maya. Mencari rejeki dengan cara yang buruk itu sama susahnya dengan cara yang baik, jadi kenapa kita tidak menggunakan cara yang baik saja?! Jangan sampai kita "menghidupi" keluarga kita dengan rejeki yang tidak semestinya. Mari kita renungkan bersama...
Keep Blogging.., Be A Good Blogger.., Salam Blogger Matre..!!
Langganan:
Postingan (Atom)
